3 Hal Yang Harus Dijaga Di Masa Pandemi

Sunday, May 03, 2020


pandemi-corona

Sudah satu bulan lebih saya dan keluarga membatasi gerak dan memilih untuk beraktivitas di area rumah saja. Pandemi virus corona ini sudah ada di titik dimana saya nggak tau lagi harus berkomentar apa. Mau bertanya kapan selesainya, tidak ada yang bisa menjawab. Mau mengeluh dengan dampak yang dihasilkan dari wabah besar ini, saya juga tidak tau harus mengeluh seperti apa lagi. Ditambah lagi, saya dan salah satu saudara saya termasuk dari orang-orang yang terdampak virus corona ini dari segi perkejaan. Semua orang sedang berada di masa yang sama sulitnya. Sejauh ini yang bisa dilakukan, terutama untuk saya dan keluarga saya, adalah mencoba bertahan dan beradaptasi dengan kondisi saat ini.

Ada 3 hal penting yang saya jaga ketika masa pandemic corona virus ini.

Jaga Kesehatan


Beberapa kali saya membaca di berita, ada sejumlah oknum yang melanggar aturan pemerintah untuk melakukan physical distancing terutama di wilayah zona merah. Tentu saya kesal membacanya. Saya ngedumel. Saya tau dia pasti punya alasan mengapa melakukan hal itu. Tapi apapun alasannya, hal yang dia lakukan berpotensi menimbulkan bahaya yang lebih besar.

Nah, sekarang saya sudah ada dititik dimana saya akan berfokus pada kesalamatan dan kesehatan keluarga saya aja. Saya berusaha semaksimal mungkin menjaga kesehatan saya dan keluarga saya sendiri. Paling tidak, kalau saya dan keluarga saya bisa menjaga diri, lingkungan saya pun juga akan lebih aman. Alasannya karena saya hanya bisa mengontrol keluarga aya saja, saya nggak bisa mengontrol orang lain untuk bisa lebih menjaga diri.

Selain menjaga kesehatan fisik, penting juga untuk menjaga kesehatan mental. Saya sudah meminimalisir membaca berita-berita yang bisa membuat saya menjadi semakin panik. Bukan berarti saya memebutakan diri dari informasi ter-update soal virus ini, saya hanya memfilter sumber beritanya. Karena saya tahu, saya ini anaknya overthinking banget, jadi mending saya memanfaatkan waktu #dirumahaja dengan melakukan hobi baru.

Di masa physical distancing seperti ini, penting juga untuk menjaga komunikasi dengan orang-orang yang biasa ditemui ketika masa sebelum pandemi muncul. Tujuannya supaya kita tidak merasa sendirian atau kesepian. Saling memberi emotional support di masa seperti ini adalah salah satu cara supaya kesehatan mental kita tetap terjaga.

Jaga Kebersihan


Sudah menjadi hal utama kalau mejaga kebersihan adalah kunci supaya rantai penyebaran pandemi virus corona ini bisa terputus. Mencuci tangan lebih sering, hindari menyentuh area mata, bibir dan hidung, mengganti pakaian setelah aktivitas di luar rumah, dan mengkonsumsi makanan yang benar-benar bersih matang.

Menurut saya, sekarang ini penting juga untuk menyemprotkan disinfektan di paket-paket yang kita terima. Kalau lagi kehabisan disinfektan, saya biasanya membuka paket diluar rumah atau mendiamkan paket tersebut selama beberapa jam. Setau saya, virus lama-lama akan mati bila berada di benda mati selama beberapa jam dan tidak bertemu dengan tubuh manusia sebagai inangnya.

Untuk yang suka mencoba produk makeup di toko, untuk sekarang mending dihetikan dulu. Jangan mencoba tester produk yang ada di toko kosmetik, karena tester tersebut bisa jadi perantara penularan virus. Terutama produk yang diaplikasikan di area bibir dan mata. Lebih baik berbelanja melalui jalur online untuk saat ini. Misalnya ingin membeli lipcream tapi bingung warna apa yang cocok, temen-temen bisa mencari dulu review lipcream-nya di blog atau youtube.

Jaga Kecukupan


Jaga kecukupan yang saya maksud adalah kecukupan logistik dan kecukupan finansial. Kecukupan logistik maksudnya menjaga supaya stok makanan cukup selama durasi #dirumahaja. Cukup artinya bisa memenuhi kebutuhan, bukan berati harus menimbun. Kalau stok makanan sudah habis, bisa membeli lagi untuk kebutuhan selama satu atau dua minggu. Supaya tidak terlalu sering keluar rumah dan datang ke kerumunan.

Jaga kecukupan finansial yang saya lakukan adalah dengan berhemat dan meminimalisir berbelanja yang tidak penting. Apalagi saat ini kondisi dompet saya lagi kudu sering-sering diajak kompromi, karena penghasilan saya ikut terdampak virus corona ini. Tentang masalah harus menyimpan uang dalam bentuk cash atau tetap di bank untuk saat ini, saya nggak bisa memberikan banyak saran. Saya hanya berusaha mencatat perkiraan pengeluaran di masa mendatang dan memotong yang sekiranya tidak penting. 


----

Itu tadi 3 hal yang saya coba untuk jaga selama masa pandemi virus corona ini. Saya mencoba yang terbaik untuk tetap sehat dan menjaga diri supaya saya juga tidak menjadi carrier untuk lingkungan saya. Kalau badan terasa kurang nyaman, saya juga meminimalisir untuk pergi klinik dulu. Saya memilih melakukan konsultasi dengan dokter lewat online. Aplikasi yang terinstal di handphone saya itu Halodoc.

Ngomong-ngomong soal Halodoc, saya punya pengalaman yang menarik dengan aplikasi kesehatan ini. Setahun yang lalu saya sempat sakit batuk yang cukup berat. Rasanya sakit dan perih di tenggorokan. Beberapa merk obat sudah saya coba, hasilnya nihil. Saat batuk sudah mendekati dua minggu, saya cukup takut kalau batuk itu akan berakhir dengan diagnosa TBC. Karena sudah pusing harus minum obat apa, saya akhirnya instal aplikasi Halodoc dan berkonsultasi dengan dokter. Dokter meresepkan beberapa obat dan saya memesan obat tersebut langsung di aplikasi Halodoc. Waktu itu jam sudah menunjukan hampir pukul 21.00, saya pikir obat akan diproses besok. Ternyata obat diproses saat itu juga di apotik mitra Halodoc yang berada di dekat rumah saya. Obat dikirimkan ke rumah oleh Gojek dan gratis ongkos kirimnya.


Perjalanan sakit batuk saya saat itu berakhir sembuh dengan obat-obatan yang diresepkan dokter tadi. Hahah, obat batuk dan flu itu menurut saya jodoh-jodoh-an. Teman saya cocok pakai obat A, saya belum tentu cocok dan sembuh. Ternyata saya sembuh dan jodoh sama obat yang diresepkan dokter tadi. Lucunya, ketika saya baca komposisi obat batuknya, beberapa nama komposisinya sama dengan obat batuk saya yang sebelumnya. Tapi saya jodoh sama obat batuk yang baru saya konsumsi itu.

Eh, sekarang di kondisi pandemi ini, batuk dikit udah diliatin semua orang.

Stay safe, stay healthy ~


You Might Also Like

1 komentar

  1. sehat selalu ya ma :) semua lapisan terdampak sama corona, bahkan artis2 juga katanya huhuhuu

    ReplyDelete

Labels