Heimish All Clean Balm, Pakai Cleansing Balm di Kulit Berminyak

Sunday, April 12, 2020

Selama ini first cleanser yang selalu saya pakai adalah micellar water. Selain micellar water, saya kadang juga pakai wet tissue. Praktis dan nggak ribet. Pernah saya pakai cleansing oil atau semacamnya, tapi saya kurang betah. Alasan lain karena pori-pori saya cukup besar dan selalu was-was kalo tetiba pore clogged. Nah, beberapa waktu lalu rame tu brand lokal ngeluarin cleansing balm. Saya juga salah satu yang tertarik pengen nyobain cleansing balm. Karena seperti yang saya bilang tadi kalo pori saya itu cukup gede dan khawatir kalo jadi jerawat, saya agak picky sama cleansing balm yang akan saya coba pertama kali. Akhirnya cleansing balm pertama saya jatuh pada Heimish All Clean Balm. Alasannya karena saya udah baca beberapa review, dan cleansing balm ini katanya cocok buat yang punya jenis kulit berminyak dan berpori besar. 

heimish all clean balm


Buat membuktikannya, yuk baca cerita saya sampai selesai. 

Heimish All Clean Balm

Netto : 120ml
Harga : Rp 215.000

Kemasan Heimish All Clean Balm

Heimish All Clean Balm dikemas dalam bentuk pot dengan tutup flip berwarna putih dan ada satu lapis penutup tambahan di dalamnya. Karena bentuknya balm dalam pot, cleansing balm ini juga dilengkapi sama spatula. Menurut saya cukup higienis dan praktis karena disertai spatula dan tutup flip yang memudahkan.

cleansing balm heimish


Ingredient Heimish All Clean Balm

Ethylhexyl Palmitate, Cetyl Ethylhexanoate, PEG-20 Glyceryl Triisostearate, Polyethylene, PEG-8 Isostearate, Butyrospermum Parkii (Shea) Butter, Cocos Nucifera (Coconut) Fruit Extract, Citrus Aurantifolia (Lime) Fruit Extract, Freesia Refracta Extract, Iris Versicolor Extract, Jasminum Officinale (Jasmine) Extract, Lilium Tigrinum Extract, Leontopodium Alpinum Extract, Nelumbium Speciosum Flower Extract, Narcissus Pseudo-Narcissus (Daffodil) Flower Extract, Rose Extract, Citrus Aurantium Dulcis (Orange) Peel Oil, Lavandula Angustifolia (Lavender) Oil, Pelargonium Graveolens Flower Oil,Amyris Balsamifera Bark Oil, Citrus Paradisi (Grapefruit) Peel Oil, Eucalyptus Globulus Leaf Oil, Melaleuca Alternifolia (Tea Tree) Leaf Oil, Juniperus Mexicana Oil, Boswellia Carterii Oil, Citrus Aurantium Bergamia (Bergamot) Fruit Oil, Tocopheryl Acetate, Water, Butylene Glycol, Citric Acid,Phenoxyethanol, Ethylhexylglycerin, 1,2-Hexanediol

cleansing balm heimish

Heimish All Clean Balm ini punya aroma yang segar ketika pertama kali diaplikasikan ke kulit wajah. Aromanya cukup menyegarkan hidung yang rasanya capek setelah seharian beraktivitas. Kalau saya lihat dari ingredient-nya, aroma segar ini dihasilkan dari kombinasi beberapa natural essential oil seperti shea butter, lavender oil, bergamot oil, dan beberapa essential oil lainnya yang berasal dari bunga-bunga. Kalau saya baca review orang-orang, mereka bilang aromanya kayak kayu putih. Tapi kalu menurut hidung saya kok aromanya kayak fresh floral aja sih, perpaduan aroma wood sama floral.

Cara Pakai Heimish All Clean Balm 


Teskturnya pekat, sesuai seperti namanya "balm", akan meleleh ketika dioleskan ke kulit wajah. Meleleh seperti cleansing oil, tapi nggak terasa pekat atau se-berminyak cleansing oil. Kalau berdasar pengalaman saya, cukup ambil sepertiga spatula untuk membersihkan satu permukaan wajah. Karena ketika dipijatkan ke wajah, balm akan meleleh dan bisa dengan mudah diratakan keseluruh wajah.

Tapi saya sering kebanyakan ngambilnya, satu pertiga utuk setengah wajah. Hasilnya wajah jadi klomoh sama makeup yang meleleh. Nggak jarang juga pas ngebersiihin wajah, mata jadi buram karena kebanyakan, hmmm sungguh tidak patut dicontoh. Setelah pakai Heimish All Clean Balm paling enak langsung dibilas pakai air dan lanjut pakai cleansing wash. Bisa juga sih cleansing balm ini diangkat pakai tisu basah atau kapas, lalu dilanjut pakai micellar water. Dua-duanya sama-sama bersih dan minim sekali residu.

heimish all clean balm

  • Step pertama yang saya lakukan ketika menggunakan Heimish All Clean Balm adalah mengambil sepertiga sepatula cleansing balm-nya dan membagi dua untuk kedua sisi wajah saya. 
  • Step kedua, saya pijat lembut area pipi, dahi, jawline, dan dagu dari setiap sisi wajah. Saya membersihkan bagian hidung dengan pijatan lembut, supaya cleansing balm ini juga bisa mengangkat black head seperti klaim yang diberikan Heimish All Clean Balm. 
  • Step ketiga, jika diperlukan saya akan ambil sedikit lagi cleansing balm-nya untuk membersihkan bagian makeup bibir ketika saya lagi pakai lipcream yang super matte.
  • Step terakhir, saya mengambil seperlima dari sepatula untuk membersihkan area mata. Kalau saya lagi nggak pakai eyeshadow, saya nggak perlu mengambil produknya lagi dan langsung membersihkan mascara dalam kondisi memejamkan mata. 

Kegunaan  Heimish All Clean Balm


Heimish All Clean Balm ini mampu membersihkan makeup setelah seharian beraktivitas. Makeup waterproof seperti complexion, matte lipcream, mascara dan eyeshadow di mata. Saya udah pernah coba pakai cleansing balm ini untuk membersihkan matte lipcream punya Maybelline Superstay Matte Ink yang terkenal sebagai lipcream tahan lama yang kokoh di bibir. Hanya dengan pijatan lembut dari cleansing balm ini aja udah berhasil melelehkan lipcream-nya. Saya juga udah pernah coba bersihkan Urban Decay Naked Skin Foundation, karena kebetulan dapet samplenya, hasilnya juga sama-sama meleleh dengan mudah. Bahkan ketika saya coba pakai untuk membersihkan makeup mata yang waterproof, hasilnya makeup mata berhasil memudar tanpa bikin mata saya jadi pedih. Cuma ya memang seperti yang saya bilang tadi, kadang mata saya ada rasa buram kalau kebanyakan mengambil produknya. Hmmm.

cleansing balm heimish







Setelah cleansing balm-nya dibilas, wajah terasa halus dan tidak kering. Saya sama sekali nggak merasakan wajah licin klenyit seperti menggunakan cleansing oil. Sejauh ini rasanya nyaman di kulit.

Heimish All Clean Balm di Kulit Berminyak


Seperti yang saya ceritakan tadi di awal, kalau pori-pori saya ini cukup besar dan berjenis kulit kombinasi berminyak. Alhamdulillah-nya, Heimish All Clean Balm ini cocok di kulit saya yang berpori besar dan berminyak. Cleansing balm ini nggak menyumbat pori-pori dan nggak membuat komedo jadi rimbun. Komedo juga lebih kalem, normal dan mudah diangkat. Kulit saya juga nggak menunjukan ada tanda-tanda berjerawat ketika awal pakai cleansing balm ini. Kalau saya baca di webnya, Heimish All Clean Balm ini cocok untuk semua jenis kulit. 


Sejauh ini, saya cukup puas sama performa dari cleansing balm Heimish ini. Bikin experience pertama saya pakai pembersih wajah jenis cleansing balm jadi berkesan, *ceileh gaya. Saya jadi penasaran sama beberapa produk cleansing balm dari brand lokal yang harganya tentu jauh lebih terjangkau.

Terimakasih sudah membaca ulasan saya kali ini. Semoga ulasannya bisa membantu buat temen-temen semua. Have a nice day ~

dada.

You Might Also Like

5 komentar

  1. Fotomu selalu cucok banget, Mba. Kukira Hiemish suami Raisa tapi ternyata bukan. Belum pernah nyobain tapi pengen coba karena katanya bersihinnya bisa lebih extra.

    ReplyDelete
  2. wow aku baru tau soal heimish all clean balm ini. Penasaran kalau dipakai sebagai 2nd cleaser bagaimana ya efeknya?

    ReplyDelete
  3. Aku sendiri lebih cocok pake cleansing balm ketimbang pake Cleansing oil. Tapi belom pernah nyobain ini. Jadi pengen coba ih kalo punyaku uda abis.

    ReplyDelete
  4. Aku ingin coba cleansing balm, Dek Rahma. Tapi aku tu anaknya malas pakai produk yang ada spatula2nya. Kalau cleansing oil aku tinggal pencet, udah selesai.

    Tapi habis ngomong begini, biasanya aku kualat. Besoknya lalu beli cleansing balm.

    Awokwokwok..

    ReplyDelete
  5. Aku kemaren sedang pencarian cleansing balm dan cukup lama mempertimbangkan pengen beli produk ini. Mungkin di periode berikutnya setelah first cleanser ku habis dulu huahahahah

    ReplyDelete

Labels