Freelancer Juga Perlu Asuransi

Saturday, August 03, 2019

Assalamualaikum,

Sebagai anak gadis yang udah nggak masuk tanggungan orang tua, apalagi kalo perkara asuransi kesehatan, punya "jaga-jaga" itu penting banget menurut saya. Apalagi pekerjaan saya yang bisa dibilang total bayarannya beda-beda tiap bulannya, tergantung kapan invoice turun ye kan. Sebelumnya saya nggak pernah peduli sama yang namanya asuransi kesehatan, hingga akhirnya merasakan sendiri yang namanya sakit mendadak. Selama ini kalo saya sakit dan ke rumah sakit, saya selalu menggunakan jalur mandiri atau umum dengan biaya yang sebenernya lebih enak buat hura-hura jajan skincare daripada setor ke rumah sakit. 

Kalo emang ada rencana periksa buat kontrol mata atau gigi, mungkin bisa direncanakan keuangannya dari bulan sebelumnya. Tapi kalo sakit mendadak, ya terpaksa mengganggu anggaran dari post-post yang lain. Contohnya belum lama ini, saya tiba-tiba harus dibawa ke UGD dan opname selama lima hari. Sebagai pasien umum, biaya yang harus dikeluarkan hingga sembuh juga cukup "berasa"  di kantong. Bisa dibilang, duh, mendingan beli gadget baru deh.


Berdasarkan pemahaman saya yang awam, pengertian sederhana dari asuransi adalah salah satu usaha pengaman terhadap kerugian finansial. Di usia saya ini, emang udah saatnya melek sama yang namanya perencanaan keuangan dan menganggarkan dana untuk yang namanya asuransi.  Pilihan jenis-jenis asuransi, bisa banget disesuaikan dengan kebutuhan setiap individu dan anggaran setiap bulannya. Terutama untuk yang bekerja sebagai freelancer, yang total bayarannya tidak tetap setiap bulannya. Untuk saat ini sih, saya merasa lebih butuh sama yang namanya asuransi kesehatan.

Manfaat Asuransi untuk Freelancer,
  • Lebih merasa aman. Sepertinya, rasa aman ketika memiliki asuransi ini bukan cuma dirasakan sama temen-temen freelancer aja, tapi juga semua nasabah, ya. Seperti yang saya bilang tadi, kalau udah punya "jaga-jaga",  semua bisa lebih terkendali. Apalagi kalo terjadi hal yang tidak terduga secara mendadak, tentunya nggak akan menggangu anggaran dari kebutuhan lainnya yang sudah dipostkan.
  • Bisa sekalian menabung. Beberapa model asuransi yang tersedia, ada yang memungkinkan kita sebagai nasabah untuk menarik sejumlah dana yang sudah dibayarkan dalam jangka waktu tertentu sesuai dengan kontraknya. Meskipun biasanya memang nggak semua bisa diambil, dan hanya sekian persen saja, paling nggak kan bisa sekalian menabung.
Nah, sebelum memilih jenis atau produk asuransi, terutama buat yang pemula macam saya ini, penting banget buat banyak baca dan banyak tanya soal informasi asuransi. Saya juga udah baca banyak banget informasi seputar asuransi. Saya rangkum sedikit nih, tips sebelum memilih asuransi untuk freelancer berdasarkan semua informasi yang udah saya baca.
  • Pilih produk asuransi yang tepat. Ada banyak sekali produk asuransi yang disediakan oleh lembaga atau perusahaan jasa asuransi. Begitu juga dengan jenis atau tipe asuransi. Ada jenis asuransi berjangka, ada juga yang seumur hidup, ada juga yang dwiguna, dan asuransi unit link. Berdasarkan yang saya baca, untuk freelancer supaya lebih aman dan juga menguntungkan, bisa pilih asuransi yang jenisnya dwiguna. Asuransi model ini, memungkinkan kamu untuk membayarkan premi sekaligus menabung. Asuransi model ini memungkinkan kamu untuk menarik polis dalam jangka kontrak terntentu.

  • Pelajari, cari tahu lebih banyak, kulik sampai khatam. Saya adalah tipe yang lebih suka untuk mencari tau sesuatu dari banyak sumber, sebelum memulai sesuatu. Makanya penting untuk mengumpulkan banyak informasi, terutama yang kaitannya dengan memilih asuransi ini. Hal-hal yang penting untuk dicari tau informasinya sebelum memilih lembaga atau perusahaan jasa asuransi adalah mengenai track record dari perusahaan jasa asuransi yang mau dipilih. Bagaimana sejarahnya, review dari nasabahnya, kredibilitasnya, berada dibawah naungan OJK dan AAJI atau tidak, isi setiap polisnya, sistem klaimnya, dan cakupan tagungan asuransinya. Nggak cuma skincare doang kan yang butuh dicari review-nya, asuransi juga perlu. Biar nggak rugi ketika udah bayar rutin setiap bulannya, eh tau-taunya susah diklaim. 

  • Potong angaran perbulan khusus untuk asuransi. Sebagai freelancer yang total nominal bayarannya tidak tetap setiap bulannya, memperhitungkan jumlah anggaran untuk membayarkan premi asuransi ini cukup penting untuk diperhatikan. Supaya lebih mudah menghitungnya, anggarkan sekian persen dari setiap bayaran dari job yang didapat untuk dikumpulkan dan membayar premi asuransi. Misalnya total anggaran untuk membayar premi bulan ini masih ada sisa, bisa kumpulkan untuk ditambahkan di bulan depannya lagi. Begitu seterunya. Pemikiran saya, supaya ketika tiba dimana ada bulan yang invoice-nya belum turun juga, kita nggak kesulitan ketika membayarkan premi.
Nah itu tadi cerita saya soal pentingnya asuransi untuk freelancer versi saya. Semoga cerita kali ini bisa jadi referensi untuk temen-temen semuanya. Terimakasih udah membaca sampai selesai, semoga selalu bahagia.

dadaah.

You Might Also Like

1 komentar

  1. Eh iyaaa bener asuransi penting banget. Akupun bela2in mesti pake asuransi biarpun mesti nyisih2in receh hehehe.
    Kmrn tuh yg kerasa banget manfaat asuransi waktu mendadak masuk igd rs. Lebih baik siap sedia ya daripada kelabakan

    ReplyDelete

Labels