Moodmatcher si Lipstik Natural yang Katanya Tahan Lama

1:15 PM

Assalamualaikum,

Gimana caranya bibir bisa merah merona awet sepanjang hari, tanpa terlihat fake dengan lip cream yang terlalu dead matte? Kali ini saya ada nih ceritanya yang bisa menjawab pertanyaan barusan. Yap, beberapa orang mungkin bakalan menjawab sulam bibir. Secara ya sulam bibir ini bisa bikin bibir merah natural pagi, siang, sore, mau makan minyak seliter pun mungkin nggak akan luntur. Tapi, beberapa orang lainnya mungkin nggak berani buat ngelakuin sulam bibir. Nah buat yang nggak berani ngelakuin tindakan sulam bibir, saya ada solusinya nih.

review moodmatcher

Produk yang mau saya ceritain ini tuh udah saya coba lumayan lama, malahan saya udah coba lebih dari dua bulan. Produk yang saya maksud adalah produk lipstick yang bisa bikin bibir merah merona dan kelihatan natural. Bahkan daya tahannya bisa saya bilang juga lumayan oke, untuk makan ina ini unu, semuanya aman. Produk yang saya maksud adalah Moodmatcher Lipstick. Moodmatcher ini awalnya cuma minta saya buat nyobain produknya doang, tanpa suruh review di blog. Tapi berhubung makin dipake kok saya makin suka, akhrinya saya tulis aja sekalian di blog.

Moodmatcher

3,5g/Rp 53.000

Kemasan Lipstick Moodmatcher

Kemasan Moodmatcher ini menurut saya cukup simple. Standarlah bentuknya seperti bullet lipstick lainnya. Dengan nuansa kemasan berwarna hitam dan ada bagian yang transparan di bagian tengah. Saya lupa deh waktu itu dikemasannya ada keterangan ingredientnya apa nggak, tapi yang pasti kode POM dan kode expired tertera di kemasan lipsticknya. 

review moodmatcher

Moodmatcher ini sebenernya produksi dari USA, dan saya juga baru tau kalo distributornya di Indonesia tuh dari PT Niaga Warna Persada yang lokasinya ada di Ringroad Jogja. Bahkan nomor BPOM pun sudah ada. Artinya produk Moodmatcher ini bisa dibilang cukup aman dipakai, karena sudah diurus ijinnya di BPOM.

Pigmentasi Moodmatcher

Moodmatcher ini kalau dilihat-lihat mirip konsepnya kayak gincu hijau oleh-oleh haji itu loh. Warna sticknya hijau, tapi ketika dioleskan ke bibir nanti kelamaan berubah jadi merah. Bisa dibilang juga ini lipstick termasuk tinted lipstik. Soalnya hasilnya yang natural seperti liptint.

review moodmatcher
ketika saya swatch, hasilnya sheer

Ketika pertama kali dipulaskan di bibir, warnanya terlihat sheer seperti memakai lipbalm. Tapi ketika didiamkan sebentar, warnanya akan berubah jadi pink kemerahan. Intensitas warnanya bisa disesuaikan dengan lamanya dan jumlah layer yang diaplikasikan. Semakin di oles, warnanya nanti akan semakin merah. Hasil akhirnya di bibir juga terlihat glossy seperti moisturizing lipstick. Kalau saya sendiri biasanya segera “blot” glossy yang ada di bibir, setelah saya merasa mendapatkan warna merah yang saya inginkan. Hasilnya di bibir makin terlihat natural dan lebih matte, seperti bibir asli tanpa lapisan lipstik.

review moodmatcher
kiri tanpa diblot, kanan setelah diblot

Moodmatcher ini punya warna lain selain warna hijau ini. Kalau nggak salah, mereka ada sepuluh warna. Tapi semuanya punya hasil yang agak-agak mirip. Cenderung ke nuansa pink kemerahan. Katanya sih, ini warnanya bakalan beda disetiap bibir menyesuaikan sama kondisi pH bibir. Kalau yang ijo ini dibibir saya cenderung pink kemerahan.



Daya Tahan Moodmatcher

Saya udah pakai Moodmatcher ini lumayan lama. Ada dua bulanan lebih kayaknya. Makanya saya juga udah coba berbagai macam cara, buat tes ketahanan dari si Moodmatcher ini. Mulai dari makan berkuah panas, minum panas, sambel, sampe yang saya tuh sengaja makannya agak bar-bar cuma buat tes ketahanan si Moodmatcher ini. Hasilnya lumayan memuaskan sih sejauh ini. Menurut pengalaman di bibir saya, kalau dipakai makan panas, berkuah dan berminyak, si Moodmatcher ini bisa bertahan awetnya. Tapi memang intensitas warnanya bakalan berkurang, tapi beneran masih cantik sekali di bibir.


Kalau dipakai seharian dari pagi sampe sore, untuk makan dan minum, ngobrol panjang lebar, dia masih mau bertahan. Tapi di sore hari memang dia warnanya memudar dan hilang. Memudarnya tuh halus gitu. Biasanya kalau dibibir saya tuh kayak masih nyisain di sekitaran garis bibir luar.

review moodmatcher

Selain itu, Moodmatcher ini juga kissproof dan juga transferproof. Saya udah coba usrek-usrek, kecap-kecup ditangan, hasilnya tetep oke. Transfernya dikiiittt banget, bahkan bisa dibilang nggak keliatan transfernya. Nggak ninggalin stain di gelas juga, jadi aman deh kalo minum di cangkir atau pakai sedotan mweheheh.

Moodmatcher ini sebenernya cukup moisturizing di bibir. Soalnya emang hasil akhirnya yang glossy, jadi bibir kering sedikit bisa ketolong. Tapi ketika cara pakainya kayak saya tadi, yang glossynya dihapus ketika sudah merah bibirnya, bibir memang akan terasa sedikit kering. Keringnya nggak sekering kalau pake matte lipcream. Tapi kering kayak bibir kering biasa. Saya sih sangat merekomendasikan buat scrub bibir dulu, biar kulit matinya keangkat dan bibir lebih halus. Selain itu gunakan lip balm dimalam hari, supaya pagi harinya bibir terasa lebih lembab dan enyoy (?).

review moodmatcher

Saya cukup merekomendasikan Moodmatcher ini buat yang suka pakai pewarna bibir sejenis liptint. Soalnya beberapa liptint yang bentuknya liquid gitu kan ada yang bikin kering bibir tuh. Nah kalau pakai Moodmatcher ini, bibir nggak akan sekering itu. Lebih moist dan lebih basah. Semisal nggak suka hasil bibir yang basah, bisa diblot glossynya kayak saya biasanya. Hasil akhirnya juga natural seperti sulam bibir kalo menurut saya mwehehe.

Nah itu tadi cerita singkat saya soal Moodmatcher, si gincu ajaib. Semoga cerita saya bisa membantu buat yang men cari referensi gincu yang punya hasil natural dan daya tahannya oke punya. Terimakasih udah baca sampai selesai, semoga selalu bahagia :)

Dadaaah.

You Might Also Like

4 komentar

  1. udah berkali" baca review orang lain tentang ini, tapi belum tergoda. Dan sekarang tergoda beli, tapi kemarin baru beli lip tint hmmm #dilema

    btw, suka bgt sama foto" blognya kak :) hhehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah mkasih Diah, iya sih bener ini konsepnya emang mirip sama liptint :D

      Delete

Labels